Workshop IKM, Sebuah Bukti Satman Senantiasa Siap Bergerak

Maret 2023 nampaknya merupakan bulan yang cukup melelahkan untuk seluruh civitas akademika SMPN 1 Mande, khususnya bagi tenaga pendidik dan kependidikannya. Setelah awal bulan berkutat dengan akreditasi yang disertai dengan pelaksanaan Ujian Praktik untuk Kelas IX, dilanjutkan dengan pelaksanaan PTS dan penyampaian laporan hasil belajar tengah semester kepada orang tua/wali.

Sepekan menjelang bulan suci Ramadhan pun, aktivitas tenanga pendidik di SMPN 1 Mande belumlah berkurang. Senin, 20 Maret 2023 seluruh tenaga pendidik SMPN 1 Mande mengikuti Workshop IKM sebagai persiapan implementasi Kurikulum Merdeka di tahun pelajaran 2023/2024 nanti. Berikut liputannya…selamat membaca…

Pelaksanaan Kegiatan

Workshop IKM yang diprakarsai oleh Tim Kurikulum Satman ini mengambil judul kegiatan, Workshop Penyusunan Modul Pembelajaran dan Merancang Projek dalam Implementasi Kurikulum Merdeka SMPN 1 Mande Tahun 2023. Kegiatan workshop ini diselenggarakan karena pada 9 Februari 2023, SMPN 1 Mande telah mendaftar IKM Mandiri Berubah untuk Tahun Pelajaran 2022/2023.

Sebagai bentuk persiapan tersebut maka Workshop IKM ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Senin-Selasa (20-21 Maret 2023). Adapun jadwal dari kegiatan workshop ini adalah sebagai berikut:

Narasumber dan Materi

Hari Pertama, Senin 20 Maret 2023

Hari pertama Workshop diisi oleh Pengawas Bina, Bpk. R. Bambang Hermawan, S.Pd., M.M.Pd. Materi yang beliau sampaikan diawali dari landasan penyelenggaraan Implementasi Kurikulum Merdeka beserta gambaran umumnya, serta perubahan istilah antara Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka.

SMPN 1 Mande yang telah memilih mendaftar Mandiri Berubah untuk tahun pelajaran 2023/2024, mengharuskan setiap pendidiknya untuk familiar dan akrab dengan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Dalam PMM telah disediakan perangkat ajar yang dapat dijadikan acuan bagi sekolah-sekolah yang telah mendaftar Mandiri Berubah, demikian yang beliau sampaikan.

Baca Juga:  Belajar Tahsin Al-Qur'an di SATMAN, Memahamkan dan Menyenangkan

Khusus mengenai modul/perangkat ajar, pendidik dapat menggunakan metode ATM: Analisis-Tiru-Modifikasi dari perangkat yang tersedia dalam PMM, sambung beliau. Tak lupa harus disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan penunjang disekitar pendidik.

Dalam kegiatan workshop ini pula peserta secara berkelompok diminta melakukan ATM terhadap sebuah modul ajar yg telah ditentukan. Hasil diskusi disampaikan oleh Bpk. Januar Aripin, S.Pd, sebagai perwakilan dari kelompok putra dan Ibu Mila Nur Safriyanti, S.Pd, sebagai perwakilan dari kelompok putri. Hasil analisis kedua kelompok pun dinilai telah cukup baik oleh Pa Bambang.

Dalam uraian materi terakhirnya, Pa Bambang juga mengingatkan kepada setiap pendidik untuk bisa melihat rapot pendidikan sekolah. Melalui rekomendasi yang terdapat pada rapot pendidikan diharapkan dapat meningkatkan perolehan rapot pendidikan di tahun depan, dengan demikian menunjukkan peningkatan pula dalam kualitas layanan pendidikan SMPN 1 Mande.

Lebih lengkap tentang materi yang disampaikan oleh Pa Bambang dapat dilihat pada materi berikut:

Hari kedua, Selasa 21 Maret 2023

Pada hari kedua Workshop, yang menjadi narasumber adalah Bpk. Irfan Rahmatillah, S.Pt., S.Pd. Beliau adalah seorang guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Cikalongkulon. Lulusan IPB dan STKIP Pasundan Cimahi.

Baca Juga:  Suaraku untuk Kelasku, Projek Perdana P5 di Awal Tahun Ajaran Barueet

Dalam pembahasan awalnya, beliau berbagi pengalaman IKM di SMPN 1 Cikalongkulon sebagai Sekolah penggerak sejak tahun pelajaran 2021/2022 lalu. Pengalaman-pengalaman yang ditampilkan cukup menarik minat dari Bpk/ibu guru Satman sehingga mengundang pertanyaan dan terjadi diskusi yang cukup ramai.

Pa Irfan juga berbagi pengalaman tentang bagaimana menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) untuk diturunkan menjadi Tujuan Pembelajaran (TP), sampai menghasilkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Format-format yang disajikan cukup memberikan gambaran yang lebih jelas bagi guru-guru Satman untuk mengikuti langkah awal sebelum penyusunan modul ajar.

Selanjutnya secara sekilas, Pa Irfan menyampaikan tentang Modul Ajar, yang pada prinsipnya masih sama saja dengan RPP Kurikulum 2013 yang pernah dibuat. Hanya saja ada komponen minimal, yang harus ada pada modul ajar IKM, yaitu:

  • Informasi Umum
    • Identitas penulis modul
    • Satuan pendidikan
    • Mata pelajaran
    • Kelas/Semester
    • Alokasi waktu
    • Kompetensi awal
    • Profil Pelajar Pancasila
    • Sarana dan Prasarana
    • Target peserta didik
    • Model pembelajaran
  • Komponen inti
    • Tujuan pembelajaran
    • Pembelajaran bermakna
    • Pertanyaan pemantik
    • Kegiatan pembelajaran
    • Asesmen
    • Refleksi peserta didik dan pendidik
  • Lampiran
    • LKPD
    • Pengayaan dan remedial
    • Bahan bacaan pendidik dan peserta didik
    • Glosarium
    • Daftar Pustaka

Tambahkan pula pembelajaran berdiferensiasi yang dapat diterapkan dalam hal materi, proses, atau produk sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Pembahasan kian menarik ketika Pa Irfan menampilkan Projek P4 yang telah dilaksanakan di SMPN 1 Cikalongkulon. Untuk P5 ini, diharuskan membentuk tim khusus sebagai perencana kegiatan. Tim ini bertanggung jawab untuk menentukan tema, menyusun modul hingga merancang asesmen yang akan digunakan. Selanjutnya, pelaksana utama dan yang akan memberikan penilaian selama P5 berlangsung adalah Wali Kelas, sebagai fasilitator.

Baca Juga:  Dari Ajang PLPG Kwarcab Cianjur 2022, Satman Mempersembahkan Trofi Juara 3

Hasil Workshop IHT

Setelah mengikuti kegiatan Workshop IKM ini, setiap peserta diminta untuk membuat modul ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Dengan menggunakan metode ATM yang disampaikan Pa Bambang, setiap pendidik mencari modul di PMM untuk dicoba dianalisis, tiru dan modifikasi. Produk dikumpulkan kepada Tim Kurikulum, paling lambat 27 Maret 2023.

Sedangkan, untuk Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila Tim Kurikulum akan menyusun tim khusus yang bertugas merancang P5 untuk tahun pelajaran 2023/2024 yang ajan datang.

Dokumentasi Kegiatan

Terima kasih kepada Pa Bambang dan Pa Irfan, dua narasumber hebat yang telah menambah wawasan guru-guru Satman tentang IKM. Semoga pada pelaksanaan di tahun ajaran baru nanti, Satman siap berubah dan dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan baik.