Upacara Senin di SMPN 1 Mande: Belajar Berkaca pada Diri Sendiri

Mande, 31 Agustus 2026 — SMPN 1 Mande kembali melaksanakan upacara bendera pada Senin (31/8/2026). Kegiatan berlangsung dengan diikuti oleh pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa.
Petugas upacara pada kesempatan ini berasal dari kelas 9C. Mereka menjalankan tugas mulai dari persiapan hingga pelaksanaan upacara dengan penuh tanggung jawab.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah wali kelas 9C, Ibu Desy Puspitasari, S.Pd. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan bertema “Cermin”.
Jangan Sibuk Melihat Kesalahan Orang Lain
Dalam amanatnya, Ibu Desy mengajak seluruh siswa untuk lebih sering melakukan introspeksi diri.
Menurutnya, manusia sering kali lebih mudah melihat kesalahan orang lain dibandingkan menyadari kekurangan yang ada dalam dirinya sendiri.
“Cermin” kemudian dijadikan sebagai gambaran sederhana tentang pentingnya melihat dan memperbaiki diri.
Melalui cermin, seseorang dapat melihat dirinya dengan lebih jelas. Begitu pula dalam kehidupan, setiap orang perlu berani melihat dirinya sendiri sebelum menilai orang lain.
Tiga Pertanyaan untuk Diri Sendiri
Ada tiga hal yang dapat menjadi bahan renungan ketika seseorang “bercermin” kepada dirinya sendiri.
Pertama, kebaikan apa yang sudah dilakukan?
Setiap orang perlu menyadari dan mempertahankan berbagai kebaikan yang telah dilakukan, sekecil apa pun itu.
Kedua, kesalahan apa yang sudah diperbaiki?
Kesalahan bukan untuk terus disesali. Yang lebih penting adalah keberanian untuk mengakuinya dan berusaha memperbaikinya.
Ketiga, apa yang harus dilakukan agar hari esok lebih baik?
Setiap hari merupakan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Perubahan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Cermin untuk Memperbaiki Hati dan Sikap
Ibu Desy mengajak siswa untuk menjadikan cermin bukan hanya sebagai alat untuk melihat penampilan.
Lebih dari itu, cermin dapat menjadi pengingat untuk memperbaiki hati, sikap, dan perilaku.
Seseorang yang berani melihat kekurangan dirinya akan lebih mudah melakukan perubahan. Sebaliknya, jika hanya sibuk mencari kesalahan orang lain, kesempatan untuk memperbaiki diri bisa terlewatkan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh warga SMPN 1 Mande bahwa perubahan besar dapat dimulai dari keberanian yang muncul dari dalam diri sendiri.
Upacara Senin pun menjadi lebih dari sekadar rutinitas mingguan. Ada pesan sederhana yang dapat dibawa siswa ke dalam kehidupan sehari-hari: sebelum menilai orang lain, mari belajar bercermin kepada diri sendiri.




