5 Agustus 1965, Lahir SMPN 1 Mande, Ini Sejarahnya

Oleh: H. Atet Ahdiat, S.Pd.
Cikal bakal SMP Negeri 1 Mande dirintis sejak tahun 1964. Para tokoh pendidikan di Kecamatan Mande memiliki keinginan bersama untuk membentuk sekolah menengah lanjutan tingkat pertama di kecamatan Mande.
Dari hasil musyawarah para tokoh pendidikan tersebut maka lahirlah sebuah sekolah Menengah tingkat Pertama yang merupakan sekolah lanjutan yang pertama di Kecamatan Mande. Tepatnya pada tanggal 5 Agustus 1965. Waktu itu namanya masih SMP Filial Mande. Dengan meminjam ruang kelas SDN Mande 1 SMP Filial Mande mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara resmi dengan bantuan guru-guru SD Mande 1 pada siang hari.
Lokasi SMP Filial Mande berada di Kampung Nanggewer Desa Leuwikoja Kecamatan Mande kabupaten Cianjur.. Sebuah desa yang subur makmur. Penduduknya lumayan padat, kebanyakan bermata pencaharian bertani, buruh tani dan ada pula yang berdagang. Sebuah tempat dengan mobilitas lalulintas kendaraan yang tidak terlalu ramai.
SMP Filial Mande berada diantara terminal pengkolan menuju ke desa Mande kemudian ke kecamatan Cikalong. Bangunan sekolah memanjang dari timur ke barat sebagaian besar menghadap ke Utara.
Jalan raya beraspal selebar enam meter dari terminal pengkolan menuju ke Cikalong terbentang di depannya diapit oleh dua selokan di kiri dengan lebar tiga meter dan kanan selebar satu koma lima meter Sebelah selatan yang merupakan bagian belakang bangunan lahan pertanian sawah terbentang luas bahkan area sawah yang dekat bangunan menjadi milik Sekolah, untuk pengembangan ke depan dan menjadi tempat praktek pertanian.
Sebelah timur berbatasan dengan pemukiman penduduk begitu juga di sebelah barat berbatasan langsung dengan rumah Bapak Wachied Hananie salah seorang pengajar SMP Filial Mande.
Pada awal berdirinya SMP Filial Mande, para aktivis pendidik yang didukung pejabat Dinas P Dan K serta Tripika pada waktu itu, diantaranya:
Bapak Sasmita Atmaja (Kepala SDN Mande 1)
Bapak Engkan Iskandar
Bapak Cece Ruhiyat
Bapak Duduh Sudarman
Jumlah guru pada saat itu, sekitar 10 orang. Selain para aktivis yang disebutkan diatas, guru yang lainnya bernama Ibu Nia Kurniasih, Bapak Uking Sanukri, Ibu Ida Farida dan Bapak Lili.
Kepala sekolah pada waktu itu, adalah Bapak Sasmita Atmaja karena tertua dan pejabat/Kepala Sekolah SDN Mande 1 yang sekolahnya digunakan sebagai kelas SMPN 1 Mande.
Setelah Bapak Sasmita Atmaja pensiun, roda organisasi lebih banyak dilakukan oleh Bapak Duduh Sudarman, karena Bapak Duduh pada waktu itu belum bertugas di SD manapun, sedangkan guru yang lain sudah punya jabatan di SD yang ada di desa Mande.
Pada tahun ajaran ketiga,
SMPN 1 Mande dapat bantuan penugasan dari SMPN 1 Cianjur yaitu Bapak Pia Supria yang pada akhirnya beliau resmi dilantik menjadi Kepala Sekolah SMPN Mande dengan mempunyai 3 lokal bangunan milik SMPN Mande yang berdampingan dengan SDN 1 Mande.
Jumlah siswa saat itu kurang lebih 20 orang, dan data alumni siswa yang masih ada sampai sekarang adalah:
Tati Suyati
Subagio
Endang Wahyudin
RU. Supirman
Dindin Syah
Euis Permasih
Proses penegerian SMP Filial Mande menjadi SMP Negeri Mande yang mandiri tidaklah semudah seperti sekarang. Melalui perjalan yang panjang dan berliku dengan segala macam persyaratannya dalam masa yang lumayan lama yaitu dalam kurun waktu selama 16 tahun akhirnya pada tanggal 14 Juli 1981 SMP Negeri Mande Berdiri sendiri.
Hal ini menjadi babak baru bagi SMP Negeri yang ada di kecamatan Mande. Selama kurun waktu 16 tahun tersebut SMP Negeri Mande telah memiliki 12 Rombel. SMP Negeri Mande setelah dinegerikan terus berkembang dengan pesat. Baik kualitas maupun kuantitas terus mengalami perkembangan yang luar biasa. Kemudian seiring bermunculan SMP Negeri yang baru maka SMP Negeri Mande berubah nama menjadi SMP Negeri 1 Mande.
Pada tahun 1987 Pemerintah mengharuskan Seluruh masyarakat yang ada di Desa Leuwikoja Desa Mande serta desa –desa lainya yang harus merelakan tanah kelahirannya digunakan untuk proyek PLTA Cirata. Mereka harus pindah dari kampung halamannya dengan ganti rugi Rp500/m2 untuk tanah darat dan Rp 720/m2 untuk tanah sawah.
Ini merupakan sebuah pukulan hebat bagi warga masyarakat pada waktu itu. Karena tanah yang mereka tingalkan merupakan tanah yang subur tempat mereka menggantungkan hidup bahkan menjadi tujuan mencari sesuap nasi bagi masyarakat di luar desa.
Keberadaan Proyek PLT A Cirata berimbas pula pada SMPN Mande. Pada tahun 1987 SMP Negeri Mande direlokasi ke kampung Bobojong Desa Bobojong Kecamatan Mande dengan mendapat lahan seluas 6000 m2. Lokasinya ada dipinggir jalan raya berbatasan sebelah timur dengan lapang olah raga desa Bobojong. Sebelah barat dengan pemukiman penduduk, sebelah selatan dengan Vedca dan sebelah utara berbatasan dengan tanah pemerintah Daerah yang dikuasai desa Bobojong dan terus kebawah terdapat sungai cibalagung.
Tentu saja seluruh aktivis Pendidik dan Atenaga pendidikan harus kembali bekerja keras menata kemajuan sekolah dari awal. Para Guru dan Tenaga Pendidik lainnya bahu membahu membangun SMP Negeri 1 Mande.
Dengan Jargon “Satman Juara” para guru menciptakan kreasi dan inovasi dalam mewujudkan SMP Negeri 1 Mande Menjadi sekolah favorit di Kecamatan Mande
Selam@deni-kurniaa kurun waktu dari 1987 sampai dengan 2023 kini SMP Negeri 1 Mande telah memiliki 30 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 1000 orang lebih , Pendidik dan tenaga pendidik baik PNS dan non PNS sekitar 65 orang.
Dari segi prestasi telah banyak yang diraih baik prestasi akademik maupun non akademik. Semua potensi yang dimilki oleh siswa- siswa diupayakan dikembangkan mealuli pembinaan baik secara intra maupun ekstrakurikuler dengan harapan semua potensi siswa dapat berkembang dan menjadikan mereka menjadi manusia harapan bangsa sejalan dengan tujuan pendidikan Nasional.
Selama ini terjadi kesimpang siuran tentang ketetapan penentuan beridirinya SMPN 1 Mande apakah tahun 1965 sebagaimana awal kemunculan cikal bakal SMP di Kecamatan Mande, atau 14 Juli 1981 tonggak peresmian penegerian, oleh karena itu Perwakilan Guru dan Komite SMP Negeri 1 Mande telah bermusawarah untuk mengambil mupakat. Akhirnya Komite dan Stake holder yang ada di SMPN Mande sepakat bahwa berdirinya SMPN 1 Mande yaitu mengambl awal kemunculan SMP di Kecamatan Mande yaitu tanggal 5 Agustus tahun 1965.




