Panduan MPLS Ramah 2026 di Cianjur: Membangun Lingkungan Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Menggembirakan

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur resmi menerbitkan panduan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah bagi jenjang SMP Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah secara positif, edukatif, dan bebas dari praktik perpeloncoan. MPLS akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, di seluruh SMP negeri dan swasta di Kabupaten Cianjur.

Berbeda dengan konsep orientasi sekolah pada masa lalu yang kerap identik dengan tugas-tugas tidak relevan dan atribut aneh, MPLS Ramah menempatkan murid sebagai subjek yang harus dihormati hak-haknya. Seluruh kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Apa Itu MPLS Ramah?

MPLS Ramah merupakan kegiatan pertama bagi murid baru untuk mengenal warga sekolah, kurikulum, budaya sekolah, serta lingkungan sekitar satuan pendidikan. Program ini juga menjadi sarana awal dalam menumbuhkan karakter dan profil lulusan yang diharapkan pemerintah.

Dalam pelaksanaannya, sekolah wajib memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang:

  • Aman dari kekerasan dan perundungan
  • Nyaman untuk beradaptasi
  • Menggembirakan dan tidak menekan psikologis murid
  • Menghormati hak-hak anak
  • Inklusif bagi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi

Tujuan Utama MPLS Tahun 2026

Pemerintah menetapkan sejumlah tujuan penting dalam pelaksanaan MPLS Ramah, yaitu:

  1. Menumbuhkan dan memperkuat karakter peserta didik.
  2. Membantu murid mengenal serta berinteraksi positif dengan warga sekolah.
  3. Mengenalkan sarana dan prasarana sekolah.
  4. Mengenalkan lingkungan sekitar sekolah.
  5. Memperkenalkan kurikulum, visi, misi, dan budaya sekolah.
  6. Membantu guru mengenali karakteristik dan kebutuhan perkembangan murid baru.

Materi Wajib yang Akan Diterima Murid Baru

Selama MPLS berlangsung, peserta didik akan mendapatkan berbagai materi penting yang telah ditetapkan dalam panduan resmi. Materi tersebut meliputi:

1. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Program ini bertujuan membangun kebiasaan positif sejak dini, yaitu:

  • Bangun pagi
  • Beribadah
  • Berolahraga
  • Makan sehat dan bergizi
  • Gemar belajar
  • Bermasyarakat
  • Tidur cepat

2. Pertemuan Pagi Ceria

Setiap hari MPLS diawali dengan:

  • Senam Anak Indonesia Hebat
  • Menyanyikan lagu Indonesia Raya
  • Doa bersama

3. Pengenalan Profil Lulusan

Murid diperkenalkan delapan dimensi profil lulusan, yaitu:

  • Keimanan dan ketakwaan
  • Kewargaan
  • Penalaran kritis
  • Kreativitas
  • Kolaborasi
  • Kemandirian
  • Kesehatan
  • Komunikasi

4. Pencegahan Penyimpangan Sosial

Materi ini menjadi salah satu fokus utama MPLS 2026, meliputi:

  • Bahaya NAPZA
  • Bahaya judi online
  • Keadaban digital
  • Pencegahan pornografi
  • Pencegahan perkawinan anak

5. Pengenalan Lingkungan Sekolah

Peserta didik akan diajak mengenal:

  • Ruang kelas
  • Perpustakaan
  • Laboratorium
  • UKS
  • Kantin sehat
  • Lapangan olahraga
  • Jalur evakuasi bencana
  • Titik kumpul darurat
Baca Juga:  Alhamdulillah, Seluruh Murid Kelas 9 SMPN 1 Mande Lulus!

Jadwal Kegiatan Selama Lima Hari

Hari Pertama (13 Juli 2026)

Fokus kegiatan:

  • Wawasan Wiyata Mandala
  • Pengenalan visi, misi, dan budaya sekolah
  • Tur lingkungan sekolah
  • Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
  • Keadaban digital
  • Modul Choice tentang mimpi, kesetaraan gender, dan pubertas

Hari Kedua (14 Juli 2026)

Fokus kegiatan:

  • Adaptasi dengan teman dan guru baru
  • Pengenalan tenaga kependidikan
  • Profil lulusan
  • Perilaku damai
  • Simulasi kesiapsiagaan bencana
  • Penguatan sikap saling menghormati

Hari Ketiga (15 Juli 2026)

Fokus kegiatan:

  • Asesmen literasi dan numerasi
  • Eksplorasi minat dan bakat
  • Pengenalan OSIS dan ekstrakurikuler
  • Strategi belajar efektif
  • Pencegahan kekerasan terhadap anak

Hari Keempat (16 Juli 2026)

Fokus kegiatan:

  • Belajar bermasyarakat
  • Aksi sosial dan lingkungan
  • Pencegahan judi online
  • Pencegahan NAPZA
  • Pengelolaan emosi remaja

Hari Kelima (17 Juli 2026)

Fokus kegiatan:

  • Unjuk bakat dan minat peserta didik
  • Pengembangan potensi diri
  • Penutupan rangkaian MPLS Ramah

Larangan Tegas Selama MPLS

Panduan MPLS Ramah menegaskan sejumlah aktivitas yang tidak boleh dilakukan, antara lain:

  • Perpeloncoan dalam bentuk apa pun
  • Bentakan, ejekan, atau perundungan
  • Hukuman fisik maupun psikologis
  • Tugas yang tidak masuk akal
  • Kegiatan tanpa pengawasan guru
  • Penggunaan atribut tidak edukatif seperti tas karung, papan nama aneh, aksesoris berlebihan, dan atribut lain yang mempermalukan murid.

Selain itu, sekolah juga dilarang memungut biaya dari orang tua untuk pelaksanaan MPLS. Seluruh kegiatan harus dibiayai melalui mekanisme yang telah ditetapkan sekolah dan pemerintah.

Peran Orang Tua dalam MPLS

MPLS 2026 tidak hanya melibatkan murid, tetapi juga orang tua atau wali. Melalui program Pengasuhan Positif, orang tua akan mendapatkan materi mengenai:

  • Hak anak dalam pengasuhan
  • Dasar-dasar pengasuhan yang baik
  • Pentingnya membangun kelekatan dengan anak
  • Disiplin positif
  • Dampak internet terhadap anak
  • Tahapan perkembangan anak dan remaja

Mewujudkan Sekolah yang Lebih Ramah Anak

Kehadiran MPLS Ramah menunjukkan perubahan paradigma dalam dunia pendidikan. Orientasi sekolah tidak lagi sekadar memperkenalkan lingkungan baru, tetapi juga menjadi momentum membangun karakter, menanamkan nilai-nilai positif, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan.

Melalui pendekatan yang humanis, inklusif, dan bebas kekerasan, pemerintah berharap peserta didik baru dapat beradaptasi lebih cepat, merasa nyaman di sekolah, serta siap mengikuti proses pembelajaran dengan semangat dan percaya diri.