Readathon Keagamaan SMPN 1 Mande Tanamkan Nilai Religius dan Kepedulian Sosial

Liputan Sera Rizikia, Editor Deni Kurnia

MANDE, 7 Mei 2026 — SMPN 1 Mande menggelar kegiatan Readathon Keagamaan sebagai upaya menanamkan nilai religius, memperkuat karakter siswa, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekolah, Kamis (7/5).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat dhuha bersama yang diikuti oleh siswa dan guru. Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan membaca istighosah secara bersama-sama di lingkungan sekolah.

Acara kemudian dipandu oleh Annisa dari kelas 9E sebagai pembawa acara. Beragam penampilan bernuansa islami turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Penampilan pertama diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dala dari kelas 7G yang membacakan Q.S. At-Thariq dan Q.S. Al-A’la dengan penuh penghayatan. Penampilan tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari para peserta yang hadir.

Kegiatan Readathon Keagamaan ditutup dengan penampilan drama dari kelas 9G bertajuk Benteng Kokoh Palestine. Drama tersebut menggambarkan semangat perjuangan, keteguhan iman, dan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.

Melalui drama tersebut, tersampaikan pesan mendalam tentang kehidupan dan kematian. Salah satu kalimat yang paling membekas dalam kegiatan itu adalah bahwa kematian akan mendatangi setiap manusia pada waktunya dan tidak dapat dipercepat maupun diperlambat. Kematian merupakan ketetapan yang tidak dapat dihindari ataupun diubah.

Baca Juga:  Gladi Bersih ANBK, Persiapan Potret Diri SMPN 1 Mande Tahun 2024

Namun demikian, terdapat satu hal yang masih dapat diusahakan manusia, yaitu bagaimana cara menjalani hidup sebelum kematian datang. Cara terbaik mempersiapkannya adalah dengan terus melakukan kebaikan kepada sesama.

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi siswa yang religius, peduli, dan memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.