Laporan Tim Media: Siti MK Nurjanah dan Sera Rizikia, Editor: Deni Kurnia
Hari ini, 26 Februari 2025,seluruh keluarga besar SMPN 1 Mande berkumpul dalam suasana haru dan penuh kenangan untuk melepas Bapak Wahyu Wahyudin dalam acara Paturai Tineung bertajuk “Ceritamu Tak Lekang Oleh Waktu.”
Acara ini menjadi momen istimewa untuk mengenang perjalanan panjang beliau dalam mengabdi di sekolah ini sejak tahun 1986.
Acara dipandu oleh Ibu Santi Kurniawati, M.Pd., dengan susunan acara yang dimulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Ayi N. Pafuli, S.Pd., yang melantunkan surat Ad-Dhuha dan Al-Insyirah.
Kemudian, album kenangan menampilkan perjalanan panjang Pak Wahyu selama hampir empat dekade di SMPN 1 Mande.
Mengabdi Sejak 1986: Perjalanan yang Penuh Makna
Pak Wahyu Wahyudin pertama kali bergabung dengan SMPN 1 Mande pada tahun 1986. Beliau bukan hanya seorang tenaga honorer, tetapi juga seorang tenaga kependidikan yang memiliki dedikasi tinggi. Perjalanan kariernya dimulai dengan menjadi pelatih Pramuka dengan honor sebesar Rp 5.000 per bulan. Namun, keterbatasan materi tak menghalangi semangatnya dalam membina generasi muda.
Selain Pramuka, beliau juga dipercaya melatih Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dan Palang Merah Remaja (PMR). Seiring waktu, beliau mendapat amanah lebih besar, yaitu mengelola buku induk siswa bersama Bapak Edi Triana.
Tak hanya itu, selama lima tahun, beliau juga bertanggung jawab atas perpustakaan sekolah, hingga akhirnya ditunjuk oleh Ibu Trisnawati dan memperoleh sertifikat pustakawan.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Bapak Endang, Pak Wahyu juga turut membantu koperasi sekolah, menunjukkan komitmennya dalam berbagai aspek pendidikan.
Setelah itu, beliau kembali menjalankan tugas di bagian Tata Usaha, mengabdikan dirinya dalam administrasi sekolah hingga akhirnya tiba saatnya bagi beliau untuk berpamitan.
Sambutan dan Apresiasi untuk Sang Tenaga Kependidikan
Dalam acara ini, berbagai pihak menyampaikan penghormatan kepada Pak Wahyu. Sambutan disampaikan oleh beliau sendiri, menceritakan bagaimana perjalanan panjangnya di SMPN 1 Mande yang penuh perjuangan dan kenangan.
Kemudian, kepala sekolah, Bapak Asep Supriadi, S.Sn., M.Pd., Bapak H. Jamaludin selaku perwakilan komite, serta Bapak Deni Kurnia, S.Pd.I., turut memberikan sambutan yang menggambarkan betapa besar jasa Pak Wahyu bagi sekolah.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah, siswa, dan komite memberikan penghargaan kepada beliau. Acara ditutup dengan doa serta musafahah, sebagai tanda perpisahan penuh kehangatan dan doa terbaik untuk perjalanan baru Pak Wahyu.
Ceritamu Akan Tetap Hidup di SMPN 1 Mande
Perjalanan Bapak Wahyu Wahyudin bukan sekadar deretan tugas dan jabatan, melainkan kisah penuh dedikasi yang akan selalu dikenang oleh seluruh warga sekolah. Keikhlasan dan pengabdian beliau menjadi inspirasi bagi para guru, siswa, dan staf sekolah. Walaupun beliau berpamitan secara fisik, tetapi ceritanya akan tetap hidup, tak lekang oleh waktu.
Selamat memasuki babak baru, Bapak Wahyu Wahyudin. Terima kasih atas segala ilmu, dedikasi, dan kasih sayang yang telah diberikan kepada SMPN 1 Mande. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah Bapak ke depan.
Galeri Foto Kegiatan



















Profil Penulis

Artikel Terbaru dari Penulis
Satman News4 Februari 2026Taman Pun Berkontribusi dalam Pembelajaran Murid, Percaya?
Satman News2 Februari 2026Menumbuhkan Makna Pertemanan di Sekolah
Satman News30 Januari 2026SMP Negeri 1 Mande Gelar Pemilihan MPK dan OSIS Tahun 2026
Satman News12 Januari 2026SMPN 1 Mande Gelar In House Training 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran






