Liputan Dari Festival Tunas Bahasa Ibu di SMPN 1 Warungkondang, dan Kita Juara!

Bahasa menjadi ciri budaya suatu bangsa. Bahasa pun menjadi pemersatu rasa suatu bangsa. Maka tak heran jika suatu bangsa maju, bahasanya pun banyak digunakan di berbagai belahan dunia. Bagaimana dengan bahasa ibu? Tentu sama.

Tentang bahasa ibu, terutama Bahasa Sunda, ada beberapa yang menarik. Ternyata bahasa Sunda termasuk salah satu bahasa ibu tertua di Indonesia. Percaya tidak?

Bahasa Sunda termasuk salah satu bahasa daerah tertua yang ada di Indonesia.

Bahasa Sunda terbentuk dari Bahasa Melayu dan Bahasa Polinesia yang termasuk rumpun bahasa ras Austronesia.

Bahasa Sunda sudah digunakan dalam prasasti abad ke-14 yang ditemukan di Kawali, Ciamis. Nah, begitu faktanya.

Selain itu, ada juga yang membanggakan. Bahasa Sunda, memiliki sekitar 42 juta penutur aktif, yang menempatkannya sebagai bahasa ibu terbanyak kedua dari segi penuturnya di negara kita.

Untuk melestarikan dan mempertahankan posisi ini, berbagai upaya dilakukan, salah satunya oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur.

Hari ini, di SMPN 1 Warungkondang, digelar sebuah festival, dengan tajuk Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), yang dibuka langsung oleh Kabid SMP, Pak Helmi Halimudin.

Baca Juga:  Dari Ajang PLPG Kwarcab Cianjur 2022, Satman Mempersembahkan Trofi Juara 3

SMPN 1 Mandé juga berpartisipasi dalam festival ini, dengan mengirimkan 5 siswa untuk mengikuti 5 jenis lomba. Mereka adalah:

  1. Alipta Aulia Rusmana 9H Ngadongeng
  2. Rangga Gunawan 9B Biantara
  3. Sopia Amelia 9I Sajak
  4. Desvi Zamrah Aulia 8C Aksara Sunda
  5. Alia Ersa Al- Magnira 8F Pupuh

Untuk mengasah kemampuan para peserta lomba, ada 4 guru yang telaten membina. Ada Bu Euis Siti Aisyah, Pak Enjang, Pak Deni Tirta, dan Bu Syifa.

Qodarulloh, disertai kesungguhan para peserta dan ketelatenan para pembina, membuahkan hasil juga.

Alhamdulillah, ananda Alipta Aulia Rusmana, dalam bidang lomba Mendongeng, memperoleh juara kedua. Walau peserta lain tidak mendapatkan juara dan piala, tapi kalian semua adalah JUARA di hati kami.

Terima kasih ibu bapak pembimbing, terima kasih para peserta, dan terima kasih atas dukungan semua civitas Satman.

Bravo Satman Juara.

Galeri Foto