Selayang Pandang Kurikulum SMPN 1 Mande

Kurikulum ibarat nadi dan detak jantung suatu sekolah. Tanpa adanya kurikulum, sekolah tidak dapat melaksanakan proses pembelajaran, baik secara intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengenal gambaran umum dari Kurikulum SMPN 1 Mande.

Tim Kurikulum SMPN 1 Mande

Menginjak tahun ketiga dalam formasi tiga orang, yang dipimpin oleh Bapak Kristiarso Hadi Pramono, S.Pd., M.M sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, bersama Ibu Siti MK Nurjanah, S.Pd dibantu Bu Yuni Choirunnisa, S.Pd Tim Kurikulum SMPN 1 Mande alhamdulillah dapat bekerja dengan cukup solid. Meskipun mungkin masih banyak kekurangannya, tetapi kami telah dan akan terus berusaha untuk menciptakan proses pembelajaran yang kondusif, efektif, serta efisien bagi guru dan peserta didik.

Karakteristik Kurikulum SMPN 1 Mande

Sejak tahun pelajaran 2013/2014 hingga sekarang SMPN 1 Mande telah menerapkan Kurikulum 2013, kurang lebih 8 tahun sudah SMPN 1 Mande menerapkan Kurikulum 2013 dengan segala revisi dan dinamikanya. Termasuk pada masa sekarang ditengah pandemi yang sedang melanda. Berikut ini gambaran umum karakteristik Kurikulum yang diterapkan di SMPN 1 Mande:

  • Mengembangkan keseimbangan tiga aspek, yaitu sikap (sosial & spiritual), pengetahuan, dan keterampilan.
  • Menempatkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Akan tetapi dalam masa pandemi ini kegiatan ekstrakurikuler sementara tidak dapat dilaksanakan.
  • Mengembangkan kompetensi inti yang dirinci dalam kompetensi dasar mata pelajaran. Khusus untuk tahun pelajaran 2020/2021 kompetensi dasar yang digunakan adalah penyesuaian kompetensi dasar pada masa pandemi, sebagai berikut:
  • Penilaian dilakukan menggunakan 3 pendekatan, yaitu assesment of learning (penilaian akhir pembelajaran), assesment of learning (penilaian untuk pembelajaran), dan assesment as learning (penilaian sebagai pembelajaran).
  • Penilaian yang dilakukan meliputi 3 aspek pendekatan, yaitu penilaian sikap (sosial & spiritual), penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan.
  • Ketuntasan penilaian mengacu pada Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) satuan pendidikan, yaitu 64.
Ini juga keren:  PAS 2020/2021 - First Time Online PAS on Satman

Kegiatan Pembelajaran

Pada masa pandemi ini, tahun pelajaran 2020/2021 menjadi tahun pelajaran yang sangat spesial sebab pertama kalinya, Satman menerapkan pembelajaran daring. Kegiatan pembelajaran daring dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi digital Whatsaap dan GCR (Google Classroom). Pembelajaran daring memfasilitasi kegiatan intrakurikuler 11 mata pelajaran pada jadwal yang telah ditentukan setiap harinya.

Selain kegiatan pembelajaran, kurikulum juga memiliki kegiatan pembiasan yang menjadi unggulan Satman. Kegiatan pembiasaan yang dilakukan selama kegiatan BDR (belajar dari rumah) dilaksanakan sebelum pembelajaran dimulai setiap harinya. Beberapa bentuk kegiatan pembiasaan yang telah dilakukan, antara lain:

  • Sholat Dhuha
  • Membaca Al-Qur’an (tadarusan)
  • Menghafal dan Melafalkan Asmaul Husna
  • Menghafal Juz ‘Amma (juz 30)
  • Menghafal Doa Sehari-hari

Jadwal Pembelajaran

Demikianlah sedikit tentang kurikulum SMPN 1 Mande. Semoga dari masa ke masa semakin berkembang dan bertambah lebih baik. #SATMANJUARA

2 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *