Masih Ada Doa, Bagi Yang Tak Berdaya

Dua pekan terakhir ini, hampir tiap hari saya mendapat kabar, kawan dan sahabat seperjuangan, juga saudara sekerabat, diuji dengan covid-19. Diantara mereka, ada yang Allah lebih sayang hingga memanggilnya meski kita sangat memerlukan mereka di dunia

Sangat terasa, harta benda yang dimiliki, koneksi yang ada di kontak list, ilmu yang tersimpan di dada, atau apapun yang dirasa berharga sebelum itu, jadi sama sekali tak berguna. Bahkan sulit sekali menolong orang-orang yang kita cintai dan peduli, ketika RS tak lagi bisa menerima pasien covid-19

Saat para tenaga medis berjibaku, mereka harapan satu-satunya ketika harta dan jabatan tunduk pada penyakit. Sementara kita pun tak ada yang bisa disumbangkan, kecuali doa dan doa, yang makin banyak dilantunkan, makin sadar pula bahwa kita lemah tak berdaya samasekali

Allah memang sudah menggaris takdir, namun termasuk kewajiban dari Allah pada manusia, adalah melakukan ikhtiar yang paling sempurna. Tak mudah menghadapi wabah ini, terutama ketika mental kita dikeroyok dan dihajar habis-habisan, melengkapi fisik yang sudah lebih awal takluk

Baca Juga:  Memaknai Rasa Cinta dan Benci

Lalu kita bertanya, mungkinkah ini cara Allah menghentikan keangkuhan manusia? Mengajari manusia yang selama ini tak mau mendengar ayat-ayat-Nya? Yang selama ini membangkang ketentuan yang sudah nyata dan jelas lewat Rasul-Nya? Teguran bagi mereka yang menyakiti kekasih-Nya?

Entahlah, sebab bagi manusia pelupa seperti kita semua, tak ada introspeksi yang overdosis, kita selalu kurang dalam meneliti dan menghitung kesalahan diri, dan lebih pintar menunjuk dan menyalahkan orang lain. Yang jelas, ada rahmat dalam wabah ini bagi kaum beriman yang pintar mengambil ibrah

Meski hanya doa yang bisa kita panjatkan, kita yakin kekuatan doa. Yaa Rabb, tak satupun makhluk kecuali mereka bertasbih pada Engkau. Baik virus ataupun tubuh kami, semua milik-Mu

Ya Allah, berikan kesabaran pada yang sakit, sembuhkan dan mudahkan mereka melalui ujian ini, tambahkan ketaatan pada kami, kembalikan mereka semua pada kami dengan keadaan lebih baik dari sebelumnya, limpahkan rahmat-Mu pada kami. Allahumma shalli ‘ala sayyidinaa Muhammad, Allahummaghfirlanaa…

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan