Yang Dilupakan Ayah Deni Kurnia, 10 Maret 202310 Maret 2023 Sambil melaksanakan pengawasan Penilaian Tengah Semester (PTS) di kelas 9D, jam kedua, iseng membuka status teman. Menemukan sebuah rangkaian kata sederhana, yang menggodaku untuk menuliskannya di sini. Banyak sih pekerjaan lain yang mesti dituntaskan, namun anggaplah ini sebagai rehat sejenak, sekalian me-refresh pemikiran. Status Bu Nina, dengan kalimat sederhananya, yang berbunyi: Bapa lupa mengajarkanku Bagaimana caranya tanpamu Wajah indahmu, pergi dalam iringan doa-doa Purna sudah tugasmu Pa Bagi sapapun yang pernah kehilangan orang yang dicintai, akan merasakan hal yang sama, rindu. Dalam kebersamaan, kadang kita lupa, bahwa semua akan ada akhirnya. Ketika ada, kita lupa bahwa itu sementara. Dalam kalimat, “Bapa lupa mengajarkanku, bagaimana caranya tanpamu”, terkandung getar rasa seolah gugatan, ketidaksiapan akan adanya perpisahan. Semua manusiawi. Rasa kita pun sama, tidak siap dengan segala bentuk perpisahan. Sisi lain, kalimat itu mengandung pelajaran, bagi penulis, bagi pembaca, dan bagi kita semua. Bahwa ada yang “dilupakan” oleh orangtua, bahwa di dunia ini serba fana. Semua ada awal, dan akan berakhir. Dunia ini bukan tujuan, namun sekedar jalan. Jalan menuju keabadian. Maka, segala daya dikerahkan, bukan untuk di sini, tapi untuk di sana. Baca Juga: Bedah Puisi Karya Bu Mila: Semua akan Indah Pada AkhirnyaUntuk siapapun yang sudah mendahului kita ke alam berikutnya, semoga senantiasa ada dalam ridho Alloh, beroleh tempat terbaik di surga-Nya. Untuk penulis untaian kalimat ini, terima kasih. Sebuah tadzkiroh bagi kita, bagaimana berharganya kebersamaan. Profil Penulis Deni Kurnia Seorang Pembelajar, Tak Lebih. Artikel Terbaru dari Penulis Satman News11 Mei 2026FLS3N 2026 Dimulai, SMPN 1 Mande Siapkan Pendamping dan Strategi Terbaik Satman News11 Mei 2026Upacara Bendera SMPN 1 Mande: Belajar Makna Kehidupan dari Layang-Layang Satman News10 Mei 2026Mengingat Kematian sebagai Tanda Kecerdasan Spiritual Satman News18 Juni 2025Mie Sedaap Berbagi 240 Porsi Mie Gratis di SMPN 1 Mande Cianjur Yang Ini Juga Keren:Amanat Bu Upi: Cerita Belalang yang MemotivasiSekolah Ramah Anak: Program Nasional yang Kini…Perbedaan Disiplin Biasa dengan Disiplin Positif di…Secarik Puisi Bagi Mereka yang Pergi Sastra